thirdtribemarketing

thirdtribemarketingApa yang menjadikan aku agak gamang menulis tentang Internet marketing dan bisnis online? Kelihatannya aku masih belum beranjak jauh dari satu aliran Internet yang aku jalani dengan nyaman selama ini, yaitu Serba-Gratis.

Ketika mulai beranjak menulis blog tentang bisnis, aku tak mau diriku masuk ke aliran satunya lagi, yang melihat Internet sebagai Bisnis-Menjanjikan, sebuah aliran yang menurutku penuh hiperbola dan agak mengganggu. Itulah kelihatannya yang membuat stumbling blocks dalam proses blogging saat ini.

Penyebutan dua aliran Internet Marketing itu tentu saja adalah sebuah penyederhanaan yang mungkin tidak terlalu akurat. Penamaan aliran Serba-Gratis dan Bisnis-Menjanjikan itu juga hanya istilahku yang kubuat sendiri untuk menggambarkan dikotomi dua pandangan itu. Tetapi, pengkategorian itu bermanfaat untuk mengambarkan fenomena yang sedang terjadi di Internet.

Aliran Serba-Gratis
Serba-gratis adalah pandangan bahwa kegiatan blogging itu seharusnya untuk dampak personal dan sosial. Blogging dan Internet tak untuk berjualan. Variasi dari aliran ini banyak, mulai blogging untuk keperluan narsis dan eksis, hingga yang memang betul-betul ingin berbagi. Tapi dalam konteks Internet Marketing, aliran ini menekankan pada penciptaan nilai dan menghindari jualan.

Aliran Bisnis-Menjanjikan
Bisnis-menjanjikan adalah pandangan yang melihat Internet sebagai peluang bisnis yang bisa mendatangkan uang dengan cepat. Blogging satu halaman berisi penjualan yang dipenuhi “stabilo” kuning dan huruf merah, menawarkan cara cepat kaya, langkah-langkah ajaib menjadi kaya dan sejenisnya. Atau, blogging dengan iklan aneka ragam produk yang tak saling berkaitan dan ┬ámemenuhi hampir seluruh halaman.

***

Selama blogging sejak tahun 2006 hingga sekarang, mindset yang terbangun di kepalaku adalah aliran yang pertama serba-gratis. Aku melakukan blogging untuk keperluan pribadi dan sekaligus berbagi untuk menghasilkan dampak sosial. Sesekali bisnis, tetapi sebagian besar adalah berbagi. Aku tak meniatkan blogging untuk menghasilkan uang. Ketika mendapatkan keuntungan finansial, itu adalah bonus dari proses blogging.

Ketika saat ini aku ingin mengeksplorasi blogging tentang bisnis dan mencoba melihat sisi lain dari Internet secara ekonomis, ternyata hal itu menimbulkan kegamangan tersendiri. Aku tak mau diriku menjadi orang yang “annoying”, yang berbisnis dengan cara-cara yang aku sendiri tak menyukainya.

Padahal, mengambil Internet secara ekonomis adalah sebuah hal yang sah. Mengembangkan bisnis juga jalan yang bermanfaat bagi orang banyak. Orang yang mencari barang/jasa terpenuhi kebutuhannya. Dan tentu saja bisnis menciptakan lapangan kerja dan multiplier effect berupa rantai ekonomi yang sama-sama bergerak.

So, pasti ada jalan tengah antara dua model itu. Berbisnis di Internet dan tetap elegan. Mencipta nilai, creating values yang menjadi fokus utama aliran pertama dan sekaligus mencipta keuntungan finansial yang menjadi fokus aliran kedua.

***

Ternyata concern semacam itu tak hanya menjadi milikku saja. Banyak orang lain yang ingin menggerakkan sisi ekonomi di Internet, tetapi tak ingin menjalankannya dengan cara hiperbolik seperti para Internet Marketer pada umumnya.

Ada Sonia Simone, cofounder Copy Blogger, yang membuat posting menarik tentang “Two Tribes“. Dan juga percakapan bersama Brian Clark dan Darren Rowse yang akhirnya melahirkan Third Tribe Marketing. Walaupun konteks mereka berbeda dengan yang aku alami, tetapi aku sepakat dengan spirit perbincangan yang dilakukan oleh Brian Clark dan Sonia Simone.

Senang membaca dan belajar tentang Third Tribe Marketing ini. Dan inilah proses yang sedang kujalani saat ini, belajar tentang Third Tribe Marketing dan sekaligus belajar menjadi Profesional Blogger.

2 thoughts on “Mencari Aliran Ketiga dalam Internet Marketing

  1. Hmmm…..kalau nge blog karena ingin cepat kaya kayaknya bakal kecewa..apalagi isinya hanya copy paste punya orang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *